Penggunaan Energi Penambangan Bitcoin dalam Konteks

🤖Konten ini dibuat oleh TradingMaster AI berdasarkan data pasar waktu nyata. Meskipun kami berupaya untuk akurasi, harap verifikasi informasi keuangan penting dari sumber aslinya.
Data terbaru mengungkapkan penambangan Bitcoin mengonsumsi sekitar 171 TWh pada tahun 2025, menyumbang 16% dari total konsumsi energi pusat data. Angka ini muncul di tengah latar belakang di mana pusat data tradisional di seluruh dunia menggunakan antara 448 hingga 1.050 TWh, menurut berbagai perkiraan dari Gartner, Socomec, dan IEA. Rentang yang luas dalam perkiraan pusat data tradisional menyoroti kompleksitas pengukuran jejak energi infrastruktur digital.
Meskipun konsumsi energi Bitcoin tetap signifikan, menempatkannya dalam konteks yang lebih luas dari aktivitas digital—termasuk streaming, AI, dan media sosial—memberikan perspektif yang penting. Analisis komparatif ini menunjukkan Bitcoin mewakili komponen substansial namun tidak proporsional dari penggunaan energi pusat data global, menantang narasi yang mengkritik penambangan cryptocurrency secara tidak proporsional.
Intelijen Pasar Terbaru
OCC Pastikan Netralitas dalam Tinjauan Piagam Bank Kripto
OCC telah menegaskan proses tinjauan yang tidak memihak untuk aplikasi piagam bank World Liberty Financial, menyoroti netralitas regulasi dalam integrasi perbankan kripto.
SEC Menolak Kasus Gemini, Kelegaan Pasar Terlihat Jelas
Penolakan SEC atas kasusnya terhadap Gemini, setelah penyelesaian $40 juta untuk pemulihan investor, memberikan kejelasan regulasi dan mengurangi ketidakpastian hukum di pasar kripto.
Proyeksi Bitcoin 2026 Mengungkap Ketidakpastian Institusional
Proyeksi harga Bitcoin 2026 berkisar dari $75.000 hingga $250.000, mencerminkan ketidakpastian tentang permintaan institusional versus partisipasi ritel dan sensitivitas makroekonomi.