Menetapkan Stop-Loss: Pendekatan Berbasis Data

Stop-Loss yang ditempatkan terlalu ketat akan dipicu oleh kebisingan acak ("wicked out"). Stop-Loss yang ditempatkan terlalu longgar membuat Anda terancam kerugian besar. Bagaimana Anda menemukan zona Goldilocks?
1. Metode Level Support
Tempatkan stop Anda sedikit di bawah level Support Teknis utama.
- Teori: Jika harga menembus support, tesis perdagangan itu tidak valid.
- Bantuan AI: Mesin Analisis Teknis kami mengidentifikasi zona ini secara otomatis.
2. Metode ATR (Berbasis Volatilitas)
ATR (Average True Range) mengukur seberapa banyak aset bergerak rata-rata.
- Perhitungan: Stop Loss = Harga Masuk - (2 x ATR).
- Mengapa ini berhasil: Ini beradaptasi dengan volatilitas. Di pasar yang tenang, stop lebih ketat. Di pasar yang gila, stop melebar untuk menghindari fake-out.
3. Trailing Stop
Terbaik untuk Strategi Momentum.
- Stop mengikuti harga naik secara efektif "mengunci" keuntungan saat mereka tumbuh.
4. Stop Berbasis Waktu
"Jika harga belum bergerak ke arah saya setelah 4 jam, tutup perdagangan."
- Menjaga modal Anda tetap mengalir dan tidak terjebak dalam perdagangan zombie.
Stop adalah polis asuransi Anda. Jangan mengemudi tanpanya.
Artikel Terkait
Kecanduan Trading Kripto: Krisis Diam-diam Tahun 2026
Ketika grafik mengendalikan hidup Anda, Anda sudah kalah. Mengenali tanda-tanda kecanduan trading yang didorong oleh dopamin dan strategi yang dapat ditindaklanjuti untuk mendapatkan kembali kesehatan mental Anda.
Manajemen Risiko AI yang Dapat Dijelaskan 2026: Di Luar VaR
Era Kotak Hitam telah berakhir. Pada tahun 2026, Manajemen Risiko Institusional menuntut AI yang Dapat Dijelaskan (XAI) untuk mendeteksi risiko ekor yang tidak terlihat oleh model VaR tradisional.
Protokol Asuransi DeFi 2026: Melindungi Hasil Anda
Jangan melakukan yield farming tanpa perlindungan. Pada tahun 2026, asuransi DeFi tidak lagi opsional. Kami meninjau Nexus Mutual v4, Unslashed, dan munculnya Perlindungan Parametrik.
